Kamis, 10 Oktober 2013

Kemana takdir kan membawaku?


Ragu, bimbang, keyakinan yang semakin memudar, kepercayaan yang semakin rapuh, perasaan ini sangat melingkupi diriku. Aku tidak tau mengapa jadi begini?? WHY? Dimanakah njeti yang dulu?? Ceria, ramah, percaya diri, menatap masa depan dengan penuh keyakinan......
Aku tak tau kenapa? Dimana diriku yg dulu? Rasanya tak bisa kupercaya.... rasanya itu jauh,, sangat jauh.................................................................
Seakan aku tak mampu menggapainya, bahkan memimpikannya pun aku tak mampu...,
Apa yang harus kulakukan?? Saat ini aku tak tau mau kemana aku menuju, kemana harus ku berlalu...
Rasanya hampa tak berasa...., seperti aku bukan siapa-siapa, tidak menjadi siapa-siapa....
Bagaimana ini? Akankah aku mati, mati rasa?
Haruskah berakhir seperti ini?
Menjadi tak berarti?
...................................................................................................................................................................
Bukankan Allah menciptkan mahluk-Nya disertai dengan Dia menciptakan rizki juga bagi mereka???
Bukankah Allah itu ada?Bukan kah ALLah Itu pemilik alam semesta?Dia yang mencipatakan berputarnya bumi dan matahari ? terjadinya siang dan malam?
Bukankah mudah bagi Allah menurunkan derajat hamba-Nya? Dan mudah bagi Allah mengangkat harkat dan martabat hamba-hamba-Nya  yang Dia kasihi, yang Dia cintai?????
Ya Allah, Ampunilah semua dosa dan kekhilafan kami, masukkanlah kami kedalam hamba-hamba-Mu yang Engkau cintai, yang Engkau kasihi, ya Allah masukkanlah kami kedalam golongan orang-orang yang beruntung.... ya Allah, lindungilah kami dengan Tangan-Mu Sendiri... ya Allah masukkan kami kedalam orang-irang yang bertakwa padamu,,, ya Allah, buatlah kami menjadi pribadi-pribadi yang pantas.......,
Ya Allah Angkatlah harkat, derajat, martabat kami, keluarga kami, pasangan kami, dan anak keturunan kami,
..............................................................................................................................................................

Kamis, 19 September 2013

Haul ke-10 KH. Mujab Mahalli


KH Mujab Mahali, siapa yang tidak mengenal beliau????? Seorang sosok teladan bagi umat muslim di DIY bahkan Indonesia dan timur tengah. Seorang sosok  yang sangat karismatik. Cerdas, bijak, ramah, hemm rasanya adem kalo berada di sekitar beliau. Rasanya aman dan nyaman.
Tidak hanya sekadar ngefans, tapi benar-benar kagum dan hormat kepada mbah Mujab (biaSA Beliau disapa). Serius. Banyak karya buku-buku  yang tealh beliau lahhirnkan. Banyak alim ulama yang keluar dari tangan beliau. Keren. Madrasah. Pondok pesantren. Paud. Tk. Dan semuanya.
Njet masih inget dengan cerita dari Ipar njet , pak dul ( Bpk H.abdulrohman) pernah cerita bahwa satu minggu sebelum mbah Mujab “berpulang” . pesantren itu harum. Makam itu wangi. Wangi nya surga. Orang-orang yang ada disekitar situ mencium bau wangi dari arah makam. Subhanallah. Bahkan, masih sugeng nya ada wes di bau i harumnya surga. “Ya Allah, Mahabesar Engkau dengan segala Kemurahan-Mu” .
Ya Allah begitukah??, takdir hamba-hamba-Mu yang Engkau kasihi? Engkau cintai??
 Aku sangat kagum dengan Mbah Mujab. Walo sudah berselang 10 tahun sedo nya pun masih di peringati. Masih dikirimi Qur’an.amal jarizah dari pondok, madrasah dan taman pendidikannya. Aku ingin seperti beliau. Mulia di dunia dan di akhirat. Itulah kenapa aku berjuang di jalan-Nya. Agar namaku tidak hilang setelah aku tidak ada didunia ini.  Agar hidup barokah dunia akhirat. Aamiin.

Temu Aktivis BADKO DIY


Minggu, 8 September 2012. Ku mulai hari ini dengan bangun siang hheeeee kebiasaan tidur setelah solat subuh ini memang sulit banget dihilangkan. Sudah ada sih niat buat bangun pagi terus olahraga, bersih-bersih dan beraktivitas. Hemm, tapi lagi lagi hanya sebatas niat saja, memang penjalanan itu agak susah J. Bangun jam 7.30 sudah banyak adek-adek berkumpul buat latihan. Katanya sih mereka dah kumpul sejak 1.5 jam yang lalu.. HAH?????? Jam 6 pagi??? Huaaammmmm bikin stes aja mereka ini kalo kumpul jam segitu, njet kan belum bangun???? Hhaaaa
bersih muka trus menyappa dan melatih adek-adek buat lomba FASI. Rasanya pengen ketawa terus, gmn ga?? Ada aja ulah usil dan lucu mereka. seperti kata kak bimo (pendongen anak) ... harus punya kesabaran lebih karena anak-anak itu suka sekali tawaf (jalan dan lari mgelilingi tempat belajar mengajar) Sa’i (lari-lari dengan teman2), lempar jumroh (pake kertas dan barang2 yang ada), atletik=> lompat-lompat, jungkir balik gak karuan hhaaaa mau gimana lagi??? Itulah dunia mereka....., musti pintar membawa diri dan kuncinya adalah SABAR..........................................
Jam 9 waktunya buat bersih badan. Mandi setlika baju,emm, dandan??? Gak?? Why?? Q gak bisa dandan hheeee......, setelah rapi berangkatlah ke sportorium Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY). Temu aktivis se DIY. Yah acara dimulai pukul 8. Berhubung dari rumah jam 9.25 jadi sudah terlambat pastinya. Emmm,, kalo aku sante jalannya pasti terlambat, kalo aku jalan kenceng ngebut?? Pasti juga terlambat, kan acara mulai jam 8???? Ya udah akhirnya kuputuskan buat jalan lambat asal selamat hheeeee.... peribahasa orang jawa kan?? Alon-alon waton kelakon ......................... ,,,,,
Sampai di sportorium jam 10.20. Didepan gedung agak bingung juga. Tiket dibawa bu Pusponingrum (Bu Puspo maksudq hheee). Sms q gak dibales. Emm, berdirilah aku sendirian. Kukira ga ada yg bakal mengenaliku. Ternyata?? Q disapa oleh Pak Prayitno ( akrap disapa Pak Pri) ,,,
Pak Pri “eh,, karo sopo nduk,? Ko mek dewean??”
Njet “ngeh pak, niki dewean”
Pak Pri”pie kabare nduk??”
Njet “alhamdulillah pak pri sae mawon”
Ngobrollah  ma beliau.emm,, tiba-tiba aja dateng dari arah dalam salah satu bapak njet dibadkowil (Pak Humam Mashudi). Haduhhh antara seneng dan malu,, gimana ngak??? Telat gak tanggung-tanggung => 3 jam hhheeee
Pak humam “welahhhh bocah iki ki lagi teko to???”
Njet “ngeh pak”
Pak humam “goleki sopo”
Njet “bu puspo, pak humam “
Pak humam “neng jero bu puspo”
Trus????? bukanne merasa gak enak karena terlambat, sambil senyum dengan santenya njet bilang “anterin masuk ya pak humam, saya gak bawa tiket”hhheeee 
Liat ekspresi pak humam, langsung aja njet ketawa,gimana gak? lucu banget soalnya hhaaaa agak lama njet tertawa. Emm, tapi emang ko bapak ku ini baek banget, beliau bilang “la Pak pri itu yang amoong tamu, minta tolong pak Pri to yo nduk”
Siappppp pak....akhirnya njet diantarkan bapak njet (pak Pri) ke bu puspo. Bersyukur sekali. Mkasih pak humam makasih pak pri. Memang kok, bapak-bapak njet itu baik bener...... hheee beruntung banget
Bu puspo” meng dewe?”
Njet”ngeh bu”
Bu puspo “ yo wes gek minum-minum sek wae, acara e wes dimulai ket mau”
Huuaaaahhhhhhhh lega banget,,, banyak hal yang terjadi, bertemu dengan senior-senior, interaksi dengan bapak-bapak dan ibu-ibu njet dibadkowil,emm, badkoda juga, sungguh banyak hal yang kudapatkan. Suatu hal yang tak dapat dinilai dengan materi. Ilmu, pengalaman, dan relasi. Hemmm, walo njet masih sangat hijau disitu, tapi njet sangat bersyukur belajar langsung dari beliau-beliau.
Pembicara pertama adalah Kak BIMO dan pembicara utama adalah Bunda Neno Warisman. Keren sungguh luar biasa. Antusiame dari teman-teman. Semangat. Gelora. Passion. 5000 ustadz/ah. Semuanya memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pendidikan. Terhadap apa yang kita cita-citakan. Rasanya, terus berdebar-debar. Seolah-olah bumi pun ikut memberi dorongan. Tak bisa ku ungkapkan. Tapi hal yang tak kan kulupakan adalah kita disini dengan satu tujuan membentuk generasi Qur’ani. Bismillah. Semnagat bisa. Allah bersama kita. Aamiin.
Hummm, tidak bisa berlama-lama diUMY. Soalnnya amanah baru ada didepan. Persiapan FASI Banguntapan. Jam 1 musti urusi TM di gedung dakwah Muhamadiyah Jambidan. Bismillah, semoga setiap hal yang telah kita usahakan menjadi catatan kebaikan bagi kita semua. Semangat bagi teman-teman semua.
Tinggal satu langkah lagi. Tinggal eksekusi. ahad, 15 september 2013 menjadi hari bersejarah bagi kita........................ sukses selalu bagi kita...aamiin.
 

Minggu, 28 Juli 2013

suka duka skripsi ku.. with my Dosen Ganteng #2


Wah hari yang melelahkan, banyak hal berlalu dan banyak hal baru.
Rasanya berdebar-debar menghadapi hari esok, menghadapi masa depan yang terbentang di depan mata, rasanya pengen segera kesana :)


Hummm,, bukan diriku yang pengen ku critakan sekarang, tapi apa yg kulakukan dalam 6 bulan terakhir masa studi ku di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Q  mengawali skripsi dengan tersedat-sedat, jujur aku g terlalu suka dg skripsi ato tugas2 kampus, jadi kukerjakan aja seadanya. Dan berhubung barengan ma magang, aku lebih suka magang hhaaa abis suasana di tempat magang ku enak banget , oh ya q  magang di PPPPTK MATEMATIKA, bagian penyelenggaraan (lain waktu q tulis deh pengalaman njet disana :) )

Ini adalah sambungan dari “suka duka skripsi with my dosen ganteng #1”..jangan lupa, baca aja di http://njetysuwarno.blogspot.com/2013/01/suka-duka-skripsi-ku-with-my-dosen.html

Mau cerita mulai mana ya? Akhir desember q sudah selesai magang jadi ku beralih ke skripsi, jadi udah berapa bulan ya? Agustus sampe desember itu?? 4 ya? Wah 4  bulan pertama g pernah  bimbingan. Kukerjakan bab 1 dan bab 2, pertama kali bimbingan, bapak ku ( Pak Agus Maman Abadi biasa di sapa dengan Pak Maman ) yang sekaligus PA dan kaprodiku itu, g inget klo aku tuh anak bimbingannya hhaaaa kasihan banget to aku ki????hhhaaaaa terlupakan .....  >_<

Bapak ku ini adalah dosen terbaik di MIPA, pinter, ramah, welcome, banyak ketawa, sabar, pengertian,  lucu, tapi pada saat yang sama juga mengerikan sih hufff klo dah marah, jangan tanya dehhh, ga berani q. Serius. Aku bener-bener takut ma beliau hhaaaaaa emmm, tapi kata kebanyakan temen, aku beruntung dibimbing beliau,

“knapa?” Aku tanya mereka

Dengan santenya temen2 bilang “ ya iyalah, udah baek, ganteng pula, kan bapakmu itu dosen paling ganteng se MIPA, panggilannya aja pak dosen ganteng?”’
Mikir bentar, jawabku “iyakah???..mungkin :) ” ( harus ku akui iya sih hheeeee)

Hhaaaaaaaaaaaa itulah kenapa di blog ku judulnya, bukan “with Agus Maman Abadi” tapi “with My Dosen Ganteng” wkekeeeeeeeee  gak nyambung ya???? Ya gpp lah intermezo aja.. :)

Mulai suka bimbingan, jadi rajinlah, hampir tiap hari sabangi jurusan buat bimbingan, nah suatu saat aku g ada progress, hadaplah ke Pak Maman, waktu itu njet g tau klo mood bapak njet  ini lagi kurang bagus (abis nguji anak bimbingan sendiri)  dan dengan bodohnya aku mengambil waktu bimbingan saat itu wuaahhhhhh  kena marah dehhhh (wah ketawa2 ngekek  aku klo inget wkaaakaaaa).

Hemm, aku tau, aku yang salah. Tapi mungkin karna ku lahir dan tinggal dikeluarga yang mudah tersinggung dan mudah meledak. Emosi ku keluar. Berdiri lah aku. Dengan wajah dingin,  g bilang apa-apa. Langsung pergi. Gak pamit. Gak ada senyum, gak ada ucapan maaf.... jahatnya aku....

Kuputuskan aku ga bakal tanya lagi. Apapun itu.  bagaimanapun keadaannya. Kan ku kerjakan sendiri. itu tekadku... tapi pada kenyataannya skripsi ku gak bakal selesai tanpa beliau, soalnya banyak banget hal yg tak ku mengerti, dan beliau ngasih arahannya, huummmm malu aku jadinya,,,, hhaaaaaa

Hummm,,, dan mulailah aku berpusing-pusing ria, bingung mau gmn?? Apa yang harus kulakukan?? Tiap hari ku hadapin laptop, ku buka matlab dan buku2 sri kusumadewi, wah dah g keliatan bentuknya waktu itu, muka kucel, badan bau, kamar kaya kapal pecah, camilan dimana-mana, buku-buku berserakan, print out bertebaran dimana-mana hhaaaaa paraaah banget padahal aku kan cewek ckckckckkk.

Wah ga jelas banget ini hidup. Ibarat pepatah hidup segan matipun ga mau wkekekeee

Bahkan tidak ada tempat buat melangkah di kamarku. Klo pengen jalan musti nginjek sesuatu entah buku, baju, makanan ato apa ajalah. Q g terlalu pusing dengan hal itu. temen curhatku adalah sobat2 ku intan, tika, arin, hida, esti dan sapa lagi ya?? Azik, putri, aida, tri wah lupa aku habis pusing klo g ngobrol tuh .makasih buat kalian semua miss you all ..... hhaaaaaaaa

Makasih buat kalian semua, tanpa kalian q ga tau apa masih mau bertahan kerjain skripsi ini sampai akhir, dukungan dan motivasi dari kalian sangat mendorongku...... I love you....

 Mulai rajin sholat rajin doa. Usaha dan doa bener-bener ku lakukan.  Dan........  Entah gimana caranya. Tiba-tiba semua berjalan sesuai harapnku. Gak tau, entah gimana, tiba2 dapat wangsit apa, ko programku tiba-tiba jalan. Kucoba hasilnya sesuai. Besyukur pada Allah atas pertolongan-Nya. Alhamdulillah. Jujur aja, Ini program selesai bukan karena aku pintar. Bukan karena aku jago. Tapi karena keberuntungan alias BEJO. ....hhhaaaaaaa

Kuselesaikan data-dataku. dan walaupun masih setengah hati buat hadap bapak ku (pembimbingku=> Pak Maman). Yah,,, ku akhirnya bimbingan lagi. Bismillah. Untuk kali pertama kampus lagi. Masih inget banget hari itu tanggal 28 februari. Aku lupa belum print revisi yang bab 2. Pas bimbingan kena lah. Maksud ku bimbingan tuh untuk konsul bab 3 (pembahasan-red ). Tapi beliau lihat bab 2 aj belum beres. haduhhhh dimarahilah aku. . Di mintalah kartu bimbinganku. Kata beliau “mana kartu bimbinganmu”. Kukasihkan. Dan beliau tanda tangan asal. (biasanya q g pernah pake kartu bimbingan)

Kali ini aku g langsung pergi.bener e mau bilang maaf, tapi ga bisa, dan bukannya njet minta maaf malah,  dengan nada kaku, ku bilang yang intinya:

“iya Pak Maman, saya tidak membawa refisi bab 2, tapi softfile dilaptop saya sudah saya refisi, rencananya, saya kerjakan bab 3 pembahasan dulu, baru ke bab 2 jadi kita tau materi apa yang digunakan bab 3 baru kita tuliskan bab 2. Jadi tau apa materi yg dipake ato tidak”

=> walo intinya gitu, tapi aku yakin, seyakin yakinnya, bahasa ku kaku dan belibet banget pastinya hhaaaaaa,

Emm, maaf ya pak Maman, njet selalu ga bisa bersikap baik, lemah lembut, tapi langsung kesal dan marah  aja... emm, maaf

Hemmm, bener e q g usah bilang marah aja, pasti bapakku tau klo njet marah “soalnya wajahku pasti keliatan banget,  njet tuh g bisa menyembunyikan apa yg sedang dirasakan dan dipikirkan, kata bapak-bapak njet di badko dan di muhamadiyah wajah njet tuh kaya buku yang terbuka, sapa aja orang bodoh pun, klo berhadapan pasti tau apa yang sdang kupikirkan atau yang kurasakan.dan  pasti waktu itu buraaaammmm, gak berbentuk hhhaaaaaa). Setelah ngomong gitu aku berdiri, maksudku langsung pergi.  

Emmmm,,, tau ga sih??? Tiba-tiba bapak ku bilang:
“kamu kerjain bab 3 dulu?”tanya beliau
Njet : “ya”
Pak Maman :”biar tau materi apa saja yang di gunakan di bab 2?”
Njet:” ya”
Pak Maman: “jadi bab 3 udah selesai?”
Njet :”ya”
Pak Maman:” coba liat”
Njet:”ya”

Diliat lah kerjaan njet. Ditanya kenapa pake input-output ini, dapatnya darimana?? dsb. Trus dikasih tugas buat inputnya ini itu. dikasih banyak PR dan dengan sabar dijelasin apa yg musti ku benahi dan kerjakan. Dikasih banyak arahan dan....... sumpah bapak ku ini baeekkkk bener, aku nya yg salah beliau yg ngalah, pokoknya jempol buat beliau,,,, sabar, welcome, ,,, kereeennnnnnn banget dosen q ini,, jadi nge fans deh ., .. hheee


To be continue yaaahhhh.........................aku udah cape nulliiiiiiiissssss
Lucu ya?????

Hummm. Walau pun tau njet  yang salah, njet  ga bisa minta maaf dan gak bisa bilang terima kasih. Walau pun ingin sekali mohon maaf dan ingin sekali bilang terima kasih, tapi njet ga bisa. Ga bisa menyampaikan nya. Terlalu takut dan malu benernya.
Njet tau, njet tidak bersikap baik dan sopan pada bapak ku(Pak Maman). Ingin sekali menjadi orang yang lemah lembut, nurut, cerdas, pintar dsb tapi tetap aja g BISA seperti itu. selalu iri dengan sosok wanita seperti itu hummmm.....  Emm, dan pasti Pak Maman juga jengkel kesal, karna njet orang e ga nurut. Ngeyel. Bodoh lagi. ga mudeng-mudeng kalo dikasih tau. pasti butuh kesabaran yang lebih buat bimbing njet tuh ( bapak2 njet di badko yg pernah bimbing njet juga gitu komentarnya, musti punya kesabaran lebih buat bimbing kamu ki ndukkk hhaaaaaaa)

Untuk seluruh kesabaran, bimbingan dan arahan dari Pak Maman,
Untuk  semua kelapangan hati Pak maman yang mau memaafkan atas ketidaksopanan njeti,
Atas kesabaran Pak Maman menghadapi sikap pemarah dan mutungan njeti,
Untuk  detik-detik waktu yg selalu pak maman luangkan untuk njeti..

Atas semua hal yang telah Bapak Njet lakukan, njeti sangat bersyukur dan terima kasih atas semuanya. Makasih. Terima kasih

Dan Maaf. Maaf atas segalanya.

Senin, 21 Januari 2013

suka duka skripsi ku.. with my Dosen Ganteng

hemm.. lama tidak menulis di blog rasanya kangen...
kangen dengn tulisan sendiri, tulisan teman kawan dan semuanya... untuk merayakan came back (kembali menulis) , lebih enak klo aku menceritakan apa yg sedang ku alami.., yah sebagai salah satu kewajiban mahasiswa guna meraih gelar Sarjana aku harus berhadapan dengan Skripsi (membanyangkan saja aku sudh wah musti berpusing2 ria ini ),,
skripsi kuawali dengan mengajukan judul ke Prodi Matematika.. ketemu lah dengan kaProdiku bpk Agus Maman Abadi, sebagi seorang Kaprodi tentulah sibuk sekali beliau, tapi hal yg sangat aku apresiasi pada beliau adalah sikapnya yg welcome, murah senyum, baik hati, rama benar ini dosen. dan yang g ketinggalan kata temen2 q semuanya ,beliau adalah dosen paling ganteng di MIPA hhaaaaaa setuju juga aku harus ku akui itu hheee, ngobrollah dg beliau , dan ditanya

beliau "Pembimbingnya mau siapa??
 dengan santainya njet bilang "pak Maman" ..
beliau " saya?? klo bimbingan dengan saya 3 bulan harus selesai"
njet " 5 bulan ya pak" jelas aku nawar soalnya njet juga lagi magang.
beliau " 3 bulan bimbingan dg saya itu sudah maksimal, semua mahasiswa saya begitu"

akhhirnya negosiasi lah hhaaa di acc lah, beliau, Bapak Agus Maman Abadi menjadi pembimbing skripsi  saya,, tau kah?? beliau itu KaProdi njet, Dosen Pembimbing Akademik NJet dan sekarang jadi Pembimbing Skripsi NJet..hhaaaa
2 bulan pertama q g kerjain cos lg magang, dan ambil data juga di madukismo.. bener e klo njet mau bersungguh2 data itu pasti dapat mudah, tp berhubung kebentur keadaan dan juga waktu ya terpaksa lama..  njet ucapkan terima kasih kepada bapak eko, bapak azam, ibu elly, ibu lina dan semuanya staf dimadukismo yg sudah memberikan banyak hal kepada njet untuk mengadakan penelitian di sana..tak bisa dihitung berapa kali harus bolak balik kesana tp alhamdulillah semua lancar..
sekarang bimbingan dengan my dosen ,, hemmm, rasanya deg degan klo mau bimbingan, takut salah dan ditegur karena lama g bimbingan,,, whuaaaaa untung benar , dosen q ini baekkkk nya minta ampun, g pernah dimarahi, ,, jadilah sekarang semangat kerjain, dukungan dan motivasi dari beliau sungguh sangat mendorong njet buat selesaiin,, walo musti mengurangi jam tidur,  mengurangi intensitas kegiatan diluar, mengurangi jam mengajar ,, hemm, q g menyangka akan benar2 lebih mengutamakan skripsiku daripada kegiatanku,, heran juga dengan diri sendiri???? biasanya aku lebih suka urusi kegiatan organisasi ku daripada kampus tp ,,emm, berkat dosenku (bapak Agus Maman Abadi ) , njet agak menomor 2 kan egiatan dan mengajar njet,,,

apalagi klo udah jadwal bsok bimbiingan whuaaaa rasanya pengen hadap laptop ma buku terus ,,kerjain kerjain dan kerjain....

njet berharap cepat kelar, biar bisa fokus pada impian njet....smangat,,,
doannya ya...


Senin, 08 Oktober 2012

cinta- Vina Panduwiata

Bergetar hatiku
Saat kuberkenalan dengannya
Kudengar dia
Menyebutkan nama dirinya

Sejak kubertemu
Ku telah jatuh hati padanya
Di dalam hati
Telah menjelma cinta
Dan bawalah daku selalu

Dalam mimpimu
Di langkahmu serta hidupmu
Genggamlah daku kini juga nanti
Harapan di hatiku
Bawalah diriku slamanya

Senin, 17 September 2012

cukup berarti cukup...saatnya melepaskan...

jika aku tak bertemu denganmu, maka aku takkan mengenalmu
jika aku tak mengenalmu, maka aku takkan menyukaimu
jika aku tak menyujaimu maka aku takkan mencintaimu,
jika aku tak mencintaimu maka kau takkan merindukanmu

tapi aku merindukanmu,, kemarin hari ini dan esok......

aku merindukaknmu. selalu merindukanmu...
emm, mungkin cahayaku belum terlalu kuat untuk menerangimu
mungkin dia telah membuatmu segelap itu,

setiap pertemuan pasti memiliki arti, dan arti itu akan qita temukan diujung jalan sana
untuk sebuah arti itu aku bersedia menunggu,
menunggu kau melihat cahayaku...

.......................................................................................................................................

cukup berarti cukup..
aku sudah menunggumu

memang

aku mencintaimu bukan karena..
tapi aku mencintaimu meskipun....


...................................................................


hari ini ku putuskan untuk melupakanmu....

aku bersyukur pernah mengenalmu................