Senin, 15 Maret 2010
KKN DI GUNUNG KIDUL
tema pendidikan politik ,,, pas momet pilkada
ad ausulan program ga??
program yang cerdaskan masyarakat,, cermin qt sbg mahasiswa,,,
IKATAN MAHASISWA BANTUL
Sebagai warga Bantul yang aktif, mari bersama-sama kita memajukan Kabupaten Bantul dan dapat bersaing dengan kota-kota yang ada di Indonesia.
Bantul adalah sebuah kabupaten kecil di selatan Yogyakarta. Banyak sekali kerajinan, seni, budaya, nuansa religius, dan potensi yang dimiliki Bantul. Banyak juga hal yang telah di capai oleh Bantul dan itu tidak lepas dari peran aktif rakyat muda kreatif dan inovatif.
Bantul memiliki sejuta kenangan dan kehangatan saat Anda sempatkan mengunjungi Bantul. Berikan sedikit ide, usulan, kritik dan saran Anda yang dapat membuat Bantul ini lebih dari sekedar kota wisata dan kota budaya.
Viva La Bantul
join with facebook IKATAN MAHASISWA BANTUL
Selasa, 02 Februari 2010
KEBAYA SEBAGAI WARISAN BUDAYA INDONESIA

Budaya Indonesia di dunia internasional mungkin cukup banyak dikenal luas , mulai dari budaya kebaya , batik dan mungkin budaya keramahtamahan yang di tunjukan oleh masyarakat indonesia , dan beberapa budaya lainnya yang sangat membanggakan bangsa ... Dunia internasional juga menyambut baik datangnya budaya Indonesia ke negara mereka dan kadang kala beberapa negara pun mengambil alih kebudayaan Indonesia sebagai warisan dan budaya dari nenek moyang negara tersebut . ...
mari kita bersama-sama mengembangkan budaya berkebaya indonesia,,,,cerdas,,
menjdikan kita wanita yang benar-benar indonesia elegan.anggun, modis, serta
Senin, 25 Januari 2010
selamatkan indonesia
1. Indonesia sudah merdeka dan berdaulat. Tapi satu kurangnya apabila dibandingkan dengan negara-negara yang mapan itu, yaitu kekuatan dan palang pintu pembatas yang kuat supaya intervensi asing tidak mudah masuk ke negeri ini. Tidak seperti keadaan yang terjadi seperti pada jaman Raja Amangkurat 1 dan 2 yang membuka jalan yang lebarbagi penjajah untuk masuk ke Pulau Jawa.
2. Permasalahan utama dari negeri ini adalah apa yang disebut “State Hijacking Corruption” oleh Pak Amien. Korupsi ini adalah korupsi yang mencengkram “tengkuk” kita tanpa memberi kesempatan kita untuk bergerak. Menurut Pak Amien, memang korupsi itu sudah tidak bisa terhindarkan lagi, memang pada setiap kekuasaan pasti ada korupsi,susah sekali untuk tidak. Tapi yang dicari adalah korupsi yang tidak “menyakiti” rakyatnya. Gimana coba caranya?
3. Pak Amien juga memberikan beberapa solusi yang cukup menarik, untuk bidang ekonomi, yang paling menarik bagi saya adalah renegosiasi persetujuan-persetujuan yang merugikan rakyat. Beberapa persetujuan yang layaknya dibicarakan ulang misalnya adanya hubungan kerjasama antar korporasi asing dengan negara, seperti pada PT. FreePort Indonesia (walaupun tidak yakin juga saya, apakah freeport apabila kita pegang sendiri akan menjadi maju seperti sekarang.) Nah, masalah renegosiasi ini, ada banyak yang bilang, ini kan udah terlanjur. Menurut Pak Amien (saya kutip terus,sebab narasumber beliau), untuk perjanjian besar seperti ini, ada klausul yang terkenal bahwa perjanjian seperti ini harus dihormati dan ditaati. Tapi ada juga satu klausul yang setingkat dan sama kuatnya yaitu apabila perjanjiannya merugikan orang banyak (rakyat) maka dapat dinegosiasikan ulang (ada bahasa latinnya,tapi saya lupa ). Klausul terakhir ini yang banyak dilupakan oleh orang banyak.
Minggu, 29 November 2009
Suatu Tetes Kedamaian YANG TERINDAH PADA HATI MANUSIA
Saat ia mencarinya, kelelahan terasa menjadi ganjalan besar yang akan mampu mematahkan rasa kepercayaan yang telah dimiliki. Terus dan terus melaju seiring mengalirnya darah kesalahan pada dirinya. Sampai pada tingkat punahnya semangat ia akan sadar saat itulah ia merasakan hal kecil yang mampu membuat semua orang yang merasakan menjadi lega akan apa yang telah terjadi. Mengetahui perasaan kecil yang terbuang, hilang tanpa jejak yang bisa ditelusuri dengan apapun.
"Ketika semua kembali setelah suatu kepergian, orang akan sadar bahwa tak satupun yang bisa dirasakan dari semua perbuatan tanpa rasa tenang dan keyakinan akan kebaikan untuk segalanya"
disadur dari arfiypotter.blogspot.com
Salut... Dua Siswi SMU Bicara Lingkungan di Forum PBB!
JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pelajar Indonesia berkesempatan membagi kesuksesan proyek "go green" mereka dengan delegasi dari 30 negara pada lokakarya UNFCCC Regional Asia Pacific di Bali, pada 14-16 Oktober 2009 lalu.
Kedua peelajar tersebut adalah Mega Chrisna Anggraeni (17) dari SMU Negeri 1 Wringinanom, Gresik, dan Dea Ayu Fitria (16) dari SMU Negeri 1 Sukowati, Bali. Keduanya telah memenangkan kompetisi proyek sekolah bertajuk "School Climate Challenge" yang digelar British Council sepanjang Desember 2008–Juli 2009.
Kompetisi tersebut diikuti lebih dari 200 sekolah dengan 1.000 siswa yang turut berpartisipasi, di samping masyarakat di sekitar lokasi proyek tersebut dilaksanakan. Kompetisi diadakan untuk meningkatkan keterlibatan kalangan sekolah dalam mencari solusi ketahanan iklim.
Koordinator Komunikasi, Informasi, dan Pendidikan Dewan Nasional Perubahan Iklim Amanda Katili Niode menyatakan, pelajar sangat mampu berperan aktif dalam mengadaptasi strategi-strategi penanganan ketahanan iklim.
"Keterlibatan ini agar lebih sesuai dengan kebutuhan lokal di mana mereka berada," ujar Amanda, yang juga pimpinan The Climate Project Indonesia ini, di Jakarta, Senin (19/10).
Libatkan masyarakat
SMU Negeri 1 Wringinanom Gresik dengan proyek restorasi bantaran sungai Surabaya, melibatkan petani untuk bercocok tanam di daerah bantaran sungai. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya alih fungsi tanah menjadi rumah tinggal atau gedung.
Selain melestarikan lingkungan, pemanfaatan tersebut juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada para petani. Pihak sekolah pun lalu menjadikan daerah tersebut sebagai laboratorium alam untuk mempelajari keanekaragaman hayati.
Sementara itu, SMU Negeri 1 Sukowati dengan proyek pemanfaatan kompos dari kulit nangka dan sampah sayuran, mendorong masyarakat sekitar untuk mengubah kebiasaannya. Selain mengganti penggunaan pupuk konvensional yang memang lebih mahal, mereka juga bisa mengurangi sampah dengan memanfaatkannya sebagai kompos, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap solusi perubahan iklim.
Adapun lokakarya ini merupakan bagian dari serangkaian lokakarya regional yang diadakan oleh UNFCCC terkait penerapan "Article 6 Kyoto Protocol" mengenai Pendidikan, Pelatihan, dan Kesadaran Publik.
“Apa yang sudah dilakukan para peserta School Climate Challenge merupakan contoh good practise yang sangat mendukung implementasi 'Article 6' di Indonesia,” ujar Asisten Mentri Lingkungan Hidup untuk Lingkungan dan Kerjasama Internasional Liana Bratasida.
Liana menambahkan, pihak internasional pun turut mengakui pencapaian kedua sekolah ini telah membuka kemungkinan dukungan internasional melalui skema kebijakan yang ada.
Rabu, 01 Juli 2009
diriku,,,,tpaku,,,,
ehm,,, senengnya kita ketika kita bisa saling berbagi dan memberi,,,,q cuma mau berbagi foto senengnya bisa menyatu dengan adek2,,,,,, lucu, nakal, usil, gemesin,,,, bagi temen-temen yang mau berbagi denganku
foto diambil karena kami mau pendataan kedepag,,,
klo ini foto gedung tempat kami belajar mengajar
dilihat dari luar, tepatnya dari selatan gedung.....
ada lapangan sepak bolanya juga lhoo,,, kliatan kan???????
klo ini foto para ustadz/ustadzahnya...... satu, dua action,,,
klo ini sich foto aku ma direkturnya,,,,,, q mangilnya mbah kung,,,,,,
akrab banget yah,,, he9 emang koq,,,
walaupun udah berumur mbah kung ini energik, ramah, dan pinternya buat q iri he9,,,,,
yah,,,, sekian dulu yah,,, cape,,,nulisnya ,,,tunggu kelanjutanya,,,,